Rektor Baru, Harapan Baru

Pendidikan26 Dilihat

Sebagaimana diketahui, Universitas Siliwangi bersama perwakilan (kuasa) Mendikti Saintek pada Hari Senin, 11 Mei 2026 baru saja merampungkan proses seleksi Calon Rektor Universitas Siliwangi periode tahun 2026-2030 dan telah menghasilkan keputusan bahwa Rektor Terpilih adalah Prof. Dr. Eng Aripin, IPU, ASEAN Eng. Beliau terpilih melalui musyawarah mufakat dalam Sidang Senat Tertutup Universitas Siliwangi pada tanggal 11 Mei 2026.

Ada hal menarik terkait proses tahapan seleksi di akhir ini, di mana dalam pemilihan-pemilihan sebelumnya rektor terpilih dihasilkan melalui voting, namun kali ini ada yang spesial di mana Prof. Aripin sebagai Rektor Terpilih dilalui melalui mekanisme musyawarah mufakat. Keputusan ini bermakna bahwa para pemilih suara dalam senat bulat untuk bersepakat memilih Prof. Aripin sebagai rektor terpilih. Sebagai mana diketahui selain Prof. Aripin juga terdapat Dr. Asep Suryana Abdurrahmat dan Dr. Ade Rustiana sebagai calon rektor yang bersaing saat itu.

Musyawarah mufakat juga merupakan preseden positif bahwa warga Universitas Siliwangi yang terepresentasi dalam Senat, bahwa masalah kepemimpinan diselesaikan dengan mengedepankan langkah-langkah yang mencerminkan kekeluargaan tanpa kehilangan basis keilmuan. Kekuasaan sesungguhnya amanah yang akan dimintakan pertanggungjawaban di kemudian hari. Perspektif kekuasaan yang diperebutkan mungkin lazim jika dalam kehidupan politik praktis di luar kampus. Namun di dalam kampus semangat perebutan kekuasaan yang berdasar kepada ambisi berkuasa kurang relevan, namun penekanannnya lebih kepada amanah yang diberikan oleh warga kampus. Dalam kehidupan kampus proses tersebut lebih dimaknai sebagai upaya taken for granted untuk mengisi kekosongan kepemimpinan yang terus berestafet melanjutkan tiga misi mulia dalam pengembangan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Secara pribadi, terkait musyawarah untuk mufakat ini saya menyambut baik dan dapat menjadi salah satu preseden bahwa warga UNSIL sangat bijak dan legowo terhadap perbedaan, patut bersyukur karena di tempat lain proses seperti ini tidak jarang melahirkan friksi  dan melahirkan konflik berkepanjangan. Hal ini juga menunjukkan bahwa UNSIL sangat dewasa dalam melakukan suksesi kepemimpinan dan elegan dalam merespon perbedaan yang ada.

Kepemimpinan Prof. Nundang sebagai rektor yang sebentar lagi demisioner tentunya telah banyak melakukan langkah-langkah positif, terutama dalam rangka mewujudkan green and happeness campus bagi UNSIL. Tentunya banyak kemajuan yang telah ditorehkan oleh beliau dengan dukungan semua civitas akademika, dari mulai pelaksanaan Tri Darma, tata kelola yang baik, menjadi suri teladan yang baik bagi civitas akademika, upaya yang luar biasa untuk mewujudkan kampus yang unggul termasuk dukungan penuh untuk mendorong pogram studi unggul yang berkualitas.

Tentunya harapan besar kita sandangkan kepada rektor baru melalui beberapa hal yang perlu disempurnakan seperti dukungan dan strategi penuh rektor terhadap komitmen mendorong kampus UNSIL ke arah world class university. Tidak berlebihan kampus negeri kebanggaaan masyarakat Priangan Timur ini harus lebih di pompa untuk dapat bersaing dan berkompetisi dalam iklim akademik internasional. Tentunya sejumlah pekerjaan menunggu seperti melecutkan kemampuan SDM, fasilitas, digitalisasi, daya saing, publikasi internasional dan nasional serta serta pekerjaan rumah lainnya.

Dalam bidang pendidikan dan pengajaran tentunya harus ada terbosan terkait model pembelajaran terkini yang relevan, seperti perluasan penajamana model pembelajaran yang berbasis projek, pembelajaran berbasis digital, perluasan open source study, pembangunan perpustakaan digital dan model lainnya yang relevan dengan perkembangan mutakhir saat ini. Dalam bidang penelitian bagaimana mengenjot dan membuncahkan semangat dosen-dosen muda untuk melakukan penelitian-penelitain berkualitas. Hal ini penting karena kelompok ini merupakan kelompok yang membutuhkan bimbingan dan penguatan karena keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki sehingga penelitian sebaiknya tidak dikompetisikan, tetapi diberikan akses yang maksimal sehingga mereka dapat memaksimalkan potensinya sejak dini dan tidak terhambat keterbatasan akses dan teknis lainnya.

Dalam bidang pengabdian tentunya kita mengharapkan muncul produk-produk penelitian yang dapat secara nyata dimanfaatkan oleh masyarakat. Riset-riset unggulan yang dapat bermanfaat secara langsung lebih bergairah lagi dengan dukungan pimpinan kita. Ke depan juga kerja sama internasional perlu ditingkatkan, baik dengan kampus-kampus luar negeri yang bereputasi di dunia maupun pemerintahan untuk menguatkan kelembagaan dan kepercayaan publik nasional dan internasional, menempatkan UNSIL sebagai universitas terpandang yang ikut bergaul aktif dalam perkembangan keilmuan dan penerapan ilmu di masyarakat. Pemimpin UNSIL tentunya diharapkan mampu meletupkan dan membuncahkan semangat riset-riset berkelas bagi ilmuwan-ilmuwan UNSIL ke depannya menjadi pekerjaan rumah penting yang harus dicari formulanya. Penajaman visi dan misi UNSIL terutama dalam visi kewirausahaan, dan berjiwa kebangsaan perlu diterjemahkan ke dalam misi dan renstra dan realisasinya yang lebih membumi.

Tulisan ini boleh jadi harapan pribadi saya sebagai warga UNSIL yang mungkin dapat bermanfaat untuk menjadi bagian pengingat bagi rektor terpilih khususnya dalam mengemban amanah ke depannya. Secara pribadi saya berbahagia dengan terpilihnya rektor baru dan menaruh  harapan besar supaya UNSIL lebih maju lagi ke depannya. Selamat mengemban amanah Rektor Terpilih Universitas Siliwangi periode 2026-2030  Prof. Dr. Eng. Ir. Aripin, IPU., ASEAN Eng, penghargaan yang luar biasa juga untuk Rektor Prof. Dr. Nundang Busaeri Prof. Dr. Ir. Nundang Busaeri, M.T., IPU., ASEAN Eng. yang menjabat periode 2022-2026 yang telah berjuang keras dan berhasil membawa UNSIL maju seperti sekarang ini.

Subhan Agung merupakan dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Siliwangi, Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *